“Alfa!!”
Jarang sekali saya mendengar nama saya disebut di cafe ini. Ternyata yang memanggil adalah teman satu Angkatan saat masih kuliah di kampus biru.
saya langsung berdiri dan menjabat tangannya
“Kamu pasti lupa namaku kan ??”
Oh no. Dia tau. Jujur saya lupa siapa nama teman satu ini. Namun seingat saya beliau adalah rekanan yang charming, pembawaannya selalu happy dan rendah hati. Selalu menggunakan jaket kalau tidak salah warna abu-abu atau cokelat. Saya hanya ingat ia jurusan Geografi dan Lingkungan, dan pernah menghabiskan Waktu 4 hari duduk bersebelahan dengan saya di bus.
—
Beberapa Waktu yang lalu saya juga mengobrol dengan istri, bahwa kami benar-benar sama-sama mulai melupakan nama-nama teman kami saat kuliah, apalagi saat SMA. Banyak yang mungkin ingat nama, tapi lupa wajah. Atau ingat wajah, tapi lupa nama. Atau bahkan kedua-duanya.
Dari fakultasku sendiri, saat ini tidak lebih dari 5 orang yang masih terkoneksi. Satu adik tingkat, dan sisanya teman seangkatan dan satu lagi kakak tingkat.
Apa kamu juga mengalami hal yang semisal ini ?
—
Btw semoga Allah menjaga mas Adit dengan penjagaan yang baik. Sampai jumpa lain Waktu.
